Tips Budidaya Tanaman Di Lahan yang Sempit

Lahan merupakan suatu aset yang sangat mahal. Hidup di perkotaan dengan jumlah penduduk yang banyak membuat sebagian orang harus tinggal di lahan yang sempit. Pemerintah di tiap-tiap daerah telah menentukan batas maksimal Koefisien Dasar Bangunan (KDB) yang harus dipatuhi. KDB merupakan batas maksimal dan minimal lahan yang boleh terbangun dari suatu luas lahan.

Namun, dalam implementasinya dilingkungan yang padat penduduk mudah ditemukan keseluruhan luas lahan dijadikan sebagai area terbangun. Sehingga tidak tersisa cukup tempat untuk penyelenggaraan ruang terbuka hijau. Oleh karena itu, diperlukan suatu cara menanam di lahan yang sempit agar dapat turut serta menghijaukan lingkungan tempat tinggal.

Yuk simak berikut ini tips-tips budidaya tanaman di lahan yang sempit :

1. Sistem Tanaman Hidroponik

Tanaman Hidroponik / Sumber Foto : bibitbunga.com

Hidroponik merupakan sistem bercocok tanam dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan media tanah. Pada dasarnya, yang dibutuhkan tanaman untuk hidup bukanlah tanah akan tetapi kandungan mineral yang terdapat di dalam tanah. Pada sistem tanaman hidroponik, kandungan nutrisi dan mineral diperoleh dari arang sekam agar terbebas dari hama dan penyakit.

Penggunaan air pada sistem hidroponik juga sedikit sehingga cocok juga diterapkan di daerah yang minim air. Sistem ini berfokus pada pemberian nutrisi dan mineral pada tanaman tanpa menggunakan media tanah. Jenis tanaman yang cocok ditanam dengan media ini adalah sawi, kangkung, pakcoy, dan bayam.

2. Rooftop Garden

Rooftop Garden / Sumber Foto : Liputan6.com

Model ini menawarkan sebuah konsep budidaya tanaman di atap rumah. Pada lahan sempit bagian atap rumah dapat dijadikan solusi untuk menanam sayuran, bunga, dan tumbuhan lainnya. Misal, membudidayakan tanaman tomat, cabai, sawi, bayam, dan daun bawang.

Tanamlah tanaman yang mudah dirawat dan dapat dipanen agar semangat dalam membudidayakannya. Konsep Rooftop garden membuat tanaman akan menerima lebih banyak sinar matahari. Oleh karena itu, kamu perlu selalu memperhatikan tingkat kelembaban tanah dengan selalu menymprot air setiap pagi atau sore hari.

3. Pot Gantung

Pot Gantung / Sumber Foto : 99.co

Model ini sangat mudah diterapkan pada lahan yang sempit. Kamu bisa menyusun pot tersebut untuk diletakan di depan rumah baik lantai 1 maupun lantai 2. Perawatannya juga cukup mudah seperti tanaman pada umumnya yaitu semprot air pada pagi dan sore hari dan juga berikan pupuk tanaman. Pot gantung ini digantung dengan menggunakan alat bantu tali. Untuk menambahkan kesan cantik maka kamu dapat memilih varian tali yang unik namun tetap kokoh.

4. Memadukan Tanaman Kangkung dan Ikan Lele dalam Ember

Budidaya Ikan dan Kangkung di Dalam Ember / Sumber Foto : Istimewa

Budidaya kangkung dan lele sekaligus di dalam ember merupakan salah satu metode untuk mengatasi masalah lahan. Dengan menerapkan sistem ini kamu bisa memperoleh dua keuntungan sekaligus yaitu ikan lele dan kangkung. Ikan lele ditempatkan di dalam ember dengan diisi air dan diberi pakan, sementara kangkung diletakan di dalam gelas plastik yang sudah diberi arang dan juga diberikan beberapa lubang agar ketika diletakan ke dalam ember, air dapat masuk ke dalam gelas plastik.

Baca juga artikel lainnya :

Leave a Reply

Your email address will not be published.