Tingkatkan Ekonomi Dengan Budidaya Kemangi

budidaya tanaman kemangi

Kemangi merupakan tanaman penyedap rasa yang banyak dijumpai di setiap acara-acara hajatan masyarakat jawa. Saat ini kemangi banyak dibudidayakan oleh petani, selain sebagai penyedap rasa ternyata kemangi juga punya nilai ekonomis jika dibudidayakan dengan baik.

Syarat Tumbuh

Kemangi tidak menuntut syarat tumbuh yang rumit. Dapat dikatakan semua wilayah di Indonesia bisa ditanami kemangi. Yang jelas tanahnya bersifat asam. Kemangi juga toleran terhadap cuaca panas maupun dingin. Perbedaan iklim ini hanya mengakibatkan penampilan tanacnan sedikit berbeda. Kemangi yang ditanam di daerah dingin daunnya lebih lebar dan lebih hijau. Sedang kemangi di daerah panas daunnya kecil, tipis, dan berwama hijau pucat.

Hama dan Penyakit

Hama penyakit yang menyerang tanaman kemangi sangat sedikit. Bahkan petani kemangi sangat jarang melakukan penyemprotan insektisida. Penyemprotan ini memang dihindari karena dikhawatirkan residunya masih tertinggal di daun yang dipanen rutin. Meskipun demikian, bila ditemukan ulat yang menyerang daun kemangi dalam jumlah besar, dapat dilakukan pengendalian dengan insektisida Azodrin sebanyak 20-30 cc/1 air; atau Diazinon 60 EC dengan dosis 1-2 cc/1 air.

Menanam Benih

cara menanam daun kemangi
cara menanam daun kemangi

Benih yang akan digunakan dalam budidaya kemangi ini adalah bunga yang sudah tua dengan warna coklat dan sudah kering. Pada tahap ini, Anda harus melakukan langkah langkah berikut ini:

  • Letakkan benih kemangi yang sudah tua di sebuah wadah dan jemur di bawah terik matahari
  • Setelah biji mengering, pindahkan wadah tersebut ke suhu ruanan dan anginkan selama beberapa saat.
  • Taburkan benih yang sudah kering tadi di media semai.
  • Setelah benih masuk, lapisi lubang dengan tanah pada bagian atas.
  • Siram area media semai secara merata.
  • Lakukan penyiraman pada hari hari berikutnya namun tidak secara langsung, Anda bisa melakukannya dengan mengarahkan selang air ke arah atas sehingga tetesan airnya membasahi media semai.
  • Waktu penyiraman yang baik adalah pada pagi dan sore hari.

Baca artikel berikut ini :

Perawatan

Apabila tahapan sebelumnya Anda lakukan dengan benar, maka seharusnya pada waktu 5-7 hari tunas, batang sampai daun akan tumbuh dan semakin membesar. Pada tahap ini, Anda harus melakukan langkah langkah berikut ini

  • Sirami tanaman kemangi pada pagi dan sore hari.
  • Cari dan singkirkan gulma yang mengganggu di sekitar tanaman kemangi, karena gulma ini akan menyerap nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman. Padahal nutrisi ini sangat dibutuhkan dalam masa pertumbuhan kemangi.
  • Setelah tanaman kemangi mulai berkembang dengan tinggi batang sekitar 5cm dan daun 4-5 helai, Anda bisa memindahkan tanaman kemangi dari media semai ke tegalan.
  • Jarak atur tanam saat pemindahan ke tegalan, ini dimaksudkan supaya pertumbuhan tanaman kemangi bisa maksimal dan tidak saling berebut nutrisi.
  • Perhatikan perawatan pada masa ini, Anda bisa mencari dan menyingkirkan hama yang dapat mengganggu pertumbuhan seperti ulat, supaya tidak merusak tanaman kemangi.
  • Namun perhatikan, usahakan tidak menggunaka pestisida karena tidak sehat apabila dikonsumsi.

Panen

Anda sudah dapat melakukan panen tanaman kemangi ini saat sudah berumur 2 bulan. Tanaman kemangi ini yang dikonsumsi adalah daunnya, sangat nikmat dijadikan lalapan dengan perpaduan nasi dan sambal. Jadi sebaiknya dalam masa panen ini jangan sampai tumbuh bunga karena daun akan menjadi lebih keras dan akan mengurangi kenikmatan dari kemangi.

Tanaman kemangi yang masih muda memiliki nilai jual yang tinggi, karena daunnya yang masih lembut sangat cocok untuk dijadikan lalapan dan sangat laku dipasaran. Namun apabila Anda akan memanfaatkan bijinya untuk dijadikan minuman ataupun bibit, maka bisa menunggu sampai kemangi menjadi tua dan berbunga.

Tunggulah bunga sampai mengering, dan Anda bisa memanfaatkan bijinya untuk Anda jual ataupun kembali dijadikan bibit.

Baca artikel lainya :