Perbedaan 7 jenis Semen dan Kegunaanya

semen mansory

Siapa sih yang nggk kenal semen, sebagai salah satu bahan baku material bangunan tentunya kita sudah sangat sering mendengar kata semen. Namun taukah kita bahwa sebenarnya semen memiliki beragam jenis, yanng tiap jenis tersebut memiliki ragam kegunaan untuk perekat material bangunan

Semen adalah material berbentuk serbuk yang terbuat dari campuran kapur dan material lainnya. Semen juga disebut sebagai bahan yang bersifat hidrolis, yaitu bahan yang dapat menjadi keras ketika dicampur air atau larutan asam.

Melansir berbagai sumber, berikut beberapa jenis semen disertai kegunaannya sebagai material bangunan.

7 Jenis Semen dan Kegunaannya

1) Jenis Semen Portland

Semen Portland adalah jenis semen yang paling umum yang digunakan secara umum di seluruh dunia sebagai bahan dasar beton, mortar, plester, dan adukan non-spesialisasi. Semen ini dikembangkan dari jenis lain kapur hidraulis di Britania Raya pada pertengahan abad ke-19, dan biasanya berasal dari batu kapur.

portland semen
portland semen

Semen Portland pun terdiri atas beberapa varian, yaitu semen Portland I, semen Portland II, semen Portland III, semen Portland IV, dan semen Portland V. Semen Portland I digunakan untuk membangun konstruksi yang tidak memerlukan persyaratan khusus, semisal perumahan, jalan raya, landasan pacu, dan lain-lain.

Sementara, semen Portland II digunakan untuk membangun konstuksi di tanah rawa, pinggir laut, saluran irigasi, dan bendungan. Jenis semen Portland II disebut tahan panashidrasi sedang dan sulfat. Kemudian semen Portland III biasa digunakan dalam pembangunan gedung bertingkat tinggi, jalan tol, dan bandara.

Semen Portland IV digunakan pada bangunan yang kondisinya dapat dipengaruhi perubahan temperatur, semisal dam dan lapangan udara.

Terakhir, semen Portland V, banyak digunakan untuk membangun proyek yang memiliki kandungan sulfat tinggi, semisal pembangkit listrik tenaga nuklir, tempat pengolahan limbah, dan lain-lain.

2) Semen Portland Pozzolan

Semen jenis ini dibuat dengan cara menggiling terak, bahan pozzolan, dan gypsum.

semen portland pozolan
semen portland pozolan

Biasanya, semen jenis ini digunakan untuk membangun konstruksi yang membutuhkan ketahanan sulfat dan panas tingkat sedang, semisal dermaga dan jembatan.

3) Jenis Semen Putih

Semen putih biasanya digunakan untuk keperluan dekorasi atau penyelesaian akhir sebuah ruangan.

semen putih
semen putih

Umumnya, semen ini digunakan untuk melapisi sambungan keramik, permukaan teras, dan lain-lain.

Baca juga artikel selanjutnya :

4) Semen Sumur Minyak

Semen sumur minya biasa digunakan pada proyek pengeboran sumur minya dan gas.

semen sumur minyak
semen sumur minyak

Pada proses pengeboran sumur minyak sedalam ratusan meter, pipa besi ditempatkan di lubang sumur. Kemudian, semen dipompa ke bawah melalui pipa besi. Saat, semen dipompa kembali ke permukaan, bagian luar pipa dan dinding sumur akan terikat.

Ikatan tersebut akan melindungi minyak dan air bawah tanah tidak bercampur di dalam sumur.

5) Semen Super Masonry

semen mansory
semen mansory

Semen ini biasa digunakan untuk pembuatan berbagai elemen konstruksi. Beberapa di antara fungsinya adalah untuk membuat paving block, hollow brick, dan tegel.

6) Semen Portland Composite

Jenis semen ini terbuat dari hasil penggilingan terak, beberapa bahan nonorganik, dan gipsum.

semen portland composite
semen portland composite

Semen Portland Composite juga kerap digunakan untuk membuat beton pracetak, paving block, dan konstruksi beton umum.

7) Jenis Semen Campuran

semen campuran
semen campuran

Semen campuran tidak dijual bebas di pasaran. Biasanya semen ini digunakan untuk membangun konstruksi di lingkungan air laut. Salah satu konstruksi yang menggunakan semen campuran adalah Jembatan Suramadu.

Sahabat property145, setelah anda tau tentang jenis-jenis semen. Sekarang saatnya anda mempersiapkan untuk membangun atau merenovasi rumah. Buat perencanaan yang tepat dan bijak agar rumah idaman anda selesai tepat waktu.

Baca juga artikel lainya :