Ingin Menikmati Hari Tua di Pedesaan? Ini Dia Keuntungannya

Pedesaan kini banyak menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin rehat dari hiruk pikuk kota. Perkotaan memang dikenal sangat kompleks dengan berbagai problem terkait lingkungan seperti: bising, kualitas udara yang kurang segar, dan padat penduduk. Pada saat musim libur tiba, salah satu tujuan destinasi wisata yang ramai dikunjungi khususnya oleh masyarakat DKI Jakarta adalah kawasan puncak, Bogor.

Selain udaranya yang sejuk, kawasan puncak juga terkenal oleh nuansa alamnya yang masih asri. Oleh karenanya banyak warga berbondong-bondong untuk berlibur kesana. Seperti halnya dengan memiliki tempat tinggal dipedesaan yang bertujuan untuk tinggal dalam kurun waktu yang lama. Sebagian besar masyarakat ketika menginjak usia tua menginginkan hidup dilingkungan yang damai, asri, jauh dari keramaian.

Hal-hal seperti itu dapat diperoleh di lingkungan pedesaan. Sebelum kamu memutuskan tinggal dipedesaan alangkah baiknya juga sudah mempersiapkan finansial maupun dana pensiun yang cukup untuk menikmati hari tua. Hal ini dikarenakan mayoritas lapangan pekerjaan di pedesaan berupa sektor pertanian sehingga perlu waktu untuk belajar pada sektor tersebut agar hasil yang diperoleh dapat optimal.

Yuk simak di bawah ini akan dibahas lebih lanjut mengenai keuntungan yang bisa kamu dapatkan dengan tinggal dipedesaan.

1. Nuansa Alami

Sawah Asri // Foto : Mariska Tracy (pergipegi.com)

Secara geografis pedesaan merupakan kawasan yang berfungsi untuk menghasilkan pangan berbahan mentah seperti padi, tebu, umbi-umbian, kacang-kacangan, dan lain-lain. Selain itu, sesuai dengan karakteristik geografisnya tidak menutup kemungkinan adanya perkebunan pohon jati, pohon pisang, pohon coklat, dan pepohonan lainnya. Oleh karenanya nuansa alami jelas terpancar dan dapat kamu rasakan ketika berada di lingkungan pedesaan.

2. Memiliki Suasana yang Tenang

Pedesaan // Foto : freepik.com

Ditinjau dari kepadatan penduduk terjadi perbedaan yang cukup siginfikan antara pedesaan dengan perkotaan. Di pedesaan penduduk masih jarang dan tidak sebanyak penduduk di kota. Transportasi yang berlalu lalang juga sedikit. Masyarakat desa lebih senang berpergian dengan sepeda ontel, sepeda motor, berjalan kaki, dan hanya sebagian kecil dengan kendaraan roda empat, itu pun sesekali untuk berpergian jauh.

Tinggal di desa akan jauh dari kebisingan kendaraan. Di pedesaan biasanya pada sore hari menjelang petang suasana lingkungan sudah sepi sekali. Suasana tenang bisa kamu rasakan setiap harinya. Pikiran yang relaks, udara yang segar, lingkungan yang nyaman akan mendukung hari-harimu menjadi lebih bahagia.

3. Berpotensi Memiliki Umur yang Panjang

Pola Hidup Sehat // Foto : freepik.com

Pernahkah kamu mendengar jika masyarakat yang tinggal di pedesaan memiliki usia yang panjang?

Informasi itu benar adanya, menurut penelitian yang dilakukan oleh para peneliti di Harvard University dikatakan bahwa orang yang tinggal di desa dengan nuansa yang tenang, nyaman, dan sejuk dapat membuat orang tersebut memiliki umur yang panjang dibandingkan dengan orang yang tinggal diperkotaan.

Salah satu faktornya karena di desa makanannya masih alami tanpa bahan pengawet/kimia lainnya. Masyarakat desa juga memiliki kebiasaan untuk berjalan kaki dan bersepeda daripada menggunakan kendaraan bermotor. Ketika kamu tinggal di desa tidak heran jika bertemu dengan orangtua yang pergi ke ladang menggunakan sepeda ontel dan membawa hasil tanam dibelakang sepedanya.

4. Biaya Hidup yang Lebih Murah

Ilustrasi Petani // Foto : Shutterstock

Padi, sayur mayur, dan asupan hewani dapat dengan mudah kamu dapatkan di pedesaan bahkan langsung dari petani/peternaknya. Seperti yang kamu tahu bahwa di lingkungan pedesaan kebanyakan masyarakatnya berkerja sebagai petani. Kamu dapat dengan mudah menemukan sawah yang membentang luas, tanaman palawija, dan perikanan.

Karena kamu membeli sayur mayur langsung dari petaninya maka harga yang kamu keluarkan akan lebih murah. Berbeda halnya dengan diperkotaan dimana sayur mayur akan dijual dengan harga yang lebih tinggi karena ada biaya transportasi / pengiriman dari petani menuju ke konsumen.

5. Gotong Royong

Gotong Royong Masyarakat Desa // Foto : cendananews.com

Kebiasaan penduduk di desa yang jarang kamu temukan di lingkungan perkotaan adalah kegiatan gotong royong. Masyarakat bahu-membahu saling bekerja sama membangun infrastruktur jalan, rumah, sanitasi, dan lain-lain. Prinsip gotong royong ini sudah berjalan sejak dahulu bahkan sampai sekarang masih diterapkan di pedesaan.

Ibarat peribahasa “berat sama dipikul ringan sama dijinjing”. Artinya pekerjaan yang berat akan terasa ringan apabila dikerjakan bersama-sama. Selain gotong royong, masyarakat di desa juga dikenal dengan ramah-tamahnya terutama antar tetangga mereka akan bersikap sangat peduli dan dengan lingkungan sekitar desa juga saling mengenal satu sama lain.

Wah menarik ya, jadi bagaimana apakah kamu berkeinginan tinggal dipedesaan? Yuk bagikan ceritamu.

Baca juga artikel lainnya :

Leave a Reply

Your email address will not be published.