Buah Rukam Buah Legendaris Yang Manis

buah rukam atau rukem

Buat kamu yang tinggal di desa, pastinya kamu sudah tau tentang buah legendaris ini “GANDARUKEM“. Gandarukem pada era 90-an cukup terkenal di desa-desa, saat itu tanaman ini banyak dijumpai terutama dihutan-hutan heterogen dengan intensitas curah hujan tinggi.

Buah legendaris ini konon kabarnya merupakan tanaman asli dari Indonesia. Tanamannya dahulu banyak bisa kita temukan di daerah Pulau Sumatera, Bangka, dan Belitung. Kini buah rukem kurang populer dan mulai langka ditemukan karena sudah jarang yang menanam apalagi membudidayakannya.

Buah ini memilki nama sebutan yang berbeda-beda di setiap daerah. Di daerah Jawa buah rukem dikenal dengan nama lain yaitu gandarukem atau gerendang. Lain halnya di Kalimantan, masyarakat setempat menyebut buah ini sebagai klangtatahkutang. Di Nusa Tenggara Barat buah rukem biasa disebut lobe-lobe.

Bahkan sampai ke laur negeri pun buah rukem punya ragam penyebuatan, semisal di Jepang, buah ini disebut rukamu, di Filipina disebut rukam dan di Thailand biasa dikenal dengan sebutan Ta Khop Thai.

Baca juga artikel berikut ini :

Pohon buah rukem biasanya sering tumbuh di belakang atau pekarangan rumah yang posisinya tidak jauh dari permukiman penduduk. Tapi anehnya, pohon buah rukum tumbuh liar tanpa ada yang menanam.

Pohonnya terbilang besar, tingginya saja mencapai sekitar 10-20 meter dengan batang bercabang dan beralur. Pada bagian batang terdapat duri-duri yang mengelilingi.

tanaman buah rukam
tanaman buah rukam

Buah rukem dapat dimakan langsung atau diolah menjadi selai. Salah satu yang unik dari buah rukem adalah saat hendak memakannya, kamu perlu memijat-mijat terlebih dulu bagian luarnya hingga lunak agar rasa sepatnya hilang menjadi manis. Banyak orang mengatakan soal rasa buah rukem adalah perpaduan antara jeruk dan apel.

Ciri-Ciri Khusus Pohon Rukem

1) Klasifikasi Ilmiah Pohon Rukem

Berdasarkan ilmu taksonomi, tingkatan klasifikasi pohon rukem adalah:

  • Spesies : Flacourtia rukam
  • Genus : Flacourtia
  • Ordo : Malpighiales
  • Klad : Angiosperms, Eudicots, Mesangiosperms, core eudicots, rosids, superrosids, fabids
  • Subdivisi : Spermatophytina
  • Divisi : Tracheophyta
  • Kerajaan : Plantae

2) Morfologi Pohon Rukem

– Batang
Batang pohon rukem berwarna coklat kehijauan dengan diameter yang cukup kecil. Setiap batangnya memiliki beberapa ranting yang ditumbuhi daun bergerombol, sehingga pohon rukem tampak lebat.

Kamu harus berhati-hati jika ingin memetik daun atau buah rukem. Pasalnya, batang pohon ini memiliki duri yang cukup tajam di seluruh areanya. Ukuran panjang batang tanaman ini mencapai 8 hingga 10 cm. Sedangkan untuk tinggi pohon antara 5 hingga 15 meter.

– Daun
Bentuk daun dari pohon rukem cenderung kecil bulat dengan pinggiran halus. Warna daunnya hijau terang dan bisa berubah menjadi kuning jika iklim di sekitarnya terlalu ekstrim. Daun yang tumbuh di setiap batang atau ranting tersusun sejajar sehingga tampak rimbun dan padat. 

– Buah
Bagian yang paling dicari dari pohon rukam adalah buahnya. Jika sudah masak, buah pohon rukam berwarna merah terang dengan tangkai kecil pendek berwarna coklat. Kulit buah bertekstur halus. Buah ini nampak seperti buah apel mini secara sekilas.

Ketika kamu membuka bagian dalamnya, daging buah berwarna putih, dengan biji kecil di bagian tengah. Ukuran buah rukem sebesar koin 200 rupiah atau 500 rupiah. Rasa buah cenderung asam karena memiliki kandungan vitamin c yang tinggi.

Ketika masih muda, buah rukem berwarna hijau muda dengan diameter buah hanya mencapai 1 cm hingga 1.5 cm. Namun, ketika sudah siap panen, ukurannya antara 2 hingga 2.5 cm. 

3. Persebaran

Rukem atau rukam ini sudah dikenal sebagai tumbuhan liar yang akan mudah ditemukan di kawasan hutan. Di alam liar seperti hutan-hutan di Jawa, Kalimantan, Sumatera hingga Sulawesi pasti bisa ditemukan jenis tanaman ini. Namun, sayangnya pohon rukem sudah mulai langka.

4. Manfaat Pohon Rukem

– Untuk Cemilan Makanan Sehat
Kamu yang suka makan buah secara langsung tanpa diolah, maka bisa mencoba mengunyah buah ini. Namun pastikan untuk dicuci terlebih dahulu hingga bersih. Ketika dimakan langsung biasanya rasa yang timbul berupa campuran manis, asam, sepat, tetapi menyegarkan.

Selain itu, jika tidak bisa memakannya secara langsung, kamu bisa mengolahnya menjadi makanan kekinian seperti jelly, selai dan manisan. Selain enak untuk dinikmati, khasiat dari buah rukem juga akan kamu dapatkan. 

– Bahan Furniture
Batang dari pohon rukem yang usianya sudah tua bisa kamu jadikan bahan dasar pembuatan perabot rumah atu furniture. Dikarenakan ukuran diameter batang tidak terlalu besar, maka furniture yang dibuat hanya jenis tertentu saja, misalnya kursi dan meja kecil.

– Sebagai Jamu
Bagian akar pohon bisa dimanfaatkan sebagai bahan dasar pembuatan jamu. Kandungan yang ada di akar rukem bisa memulihkan tenaga untuk ibu yang baru saja melahirkan. Namun, sebelum mengolahnya, kamu harus memastikan keadaan akar sudah dicuci bersih.

– Sebagai Obat
Manfaat yang luar biasa dari pohon rukem bisa diambil dari setiap bagiannya. Untuk buah rukem sendiri bisa digunakan untuk mengatasi disentri dan diare, memperkuat sistem imunitas tubuh dan membantu produksi kolagen pada kulit. 

Selain buahnya, Jika kamu membuat jus daun rukem, maka mata yang sedang meradang bisa berangsur-angsur kempes dan sehat kembali. Selain itu, juga bermanfaat untuk mengobati alergi hingga menurunkan demam.

Pohon rukem saat ini menjadi salah satu jenis tumbuhan yang mulai langka dan susah dicari. Berdasarkan ciri-ciri pohon rukem, pohon ini mampu tumbuh dengan baik di alam liar. Meskipun demikian, belum ada masyarakat yang ingin membudidayakannya secara serius.

Sahabat property145 buah kedepan bisa jadi trend buah yang dicari dipasaran, jadi buat kamu yang mau budidaya buah rukem sekarang adalah saat yang tepat, karena masih sedikit orang yang tertarik budidaya buah rukem.

Baca artikel lainya :

*** artikel ini dirangkum dari berbagai sumber