Begini Konsep dari Rumah Ramah Lingkungan

Eco-Friendly House digagas sebagai upaya menciptakan bangunan rumah yang dapat melestarikan lingkungan hidup. Konsep ini dipercaya dapat menjadi salah satu solusi dari fenomena pemanasan global.

Global Warming disebabkan oleh meningkatnya emisi gas karbon dioksida yang berakibat pada efek gas rumah kaca. Polutan biasanya dikeluarkan dari bahan bakar kendaraan, limbah industri, pemakaian listrik, dan kebakaran hutan.

Pemanasan global telah mengakibatkan mencairnya es dikutub utara dan di pegunungan tinggi. Akibatnya, permukaan air laut mengalami kenaikan mencapai 20 cm. Jika hal ini terus dibiarkan maka pulau-pulau yang berada di dataran rendah dapat tenggelam.

Oleh karena itu, dibutuhkan suatu upaya untuk mengurangi pemanasan global. Salah satunya adalah dengan menerapkan konsep rumah yang ramah lingkungan. Berikut ini 5 hal yang perlu diperhatikan untuk menciptakan Eco-Friendly House .

1. Menggunakan Energi Solar Cell

Solar Cell / Foto : ShareMaz

Panel surya merupakan suatu alat yang dapat menghasilkan energi listrik yang diperoleh dari cahaya matahari dengan menggunakan efek sel photovoltaic (PV). Alat ini sangat ramah lingkungan karena sumber energi listrik berasal dari energi terbarukan sehingga tidak akan habis penggunaannya di alam.

Namun, panel surya masih cukup mahal sehingga di Indonesia masih sedikit penggunaannya. Dengan menggunakan alat ini kamu turut serta berkontribusi melestarikan kehidupan di bumi.

2. Memahami Lokasi Tapak Bangunan

Dalam mendirikan bangunan kamu harus memahami persis lokasinya. Kemudian buat site plan untuk orientasi bangunan yang sesuai dengan kondisi geografis. Hal ini akan berpengaruh pada material dan konstruksi pembangunan rumah.

Selain itu, hendaknya kamu juga menentukan sistem sirkulasi kendaraan, arah mata angin, tingkat kebisingan, dan vegetasi di sekitarnya. Dengan memahami lokasi tapak akan membantu kamu menentukan konsep Eco-Friendly House.

3. Menyediakan Ruang Terbuka Hijau

Eco Friendly House / Foto : Pinterest

Sudah tidak dipungkiri lagi jika bumi terasa semakin panas. Oleh karenanya dibutuhkan lebih banyak tumbuhan agar dapat menghasilkan gas oksigen untuk mengikat gas karbon dioksida.

Untuk menciptakan lingkungan yang hijau kamu dapat membangun taman disekitar rumah. Dengan ini kamu dapat memiliki lingkungan yang asri dan turut serta dalam menghijaukan bumi.

4. Menggunakan Material yang Tepat

Material Bangunan / Foto : Rumah.com

Penggunaan bahan bangunan yang ramah lingkungan dapat menjadi salah satu solusi untuk mengurangi pemanasan global. Pada bagian atap rumah hindari penggunaan asbes dan seng karena mudah menyerap sinar matahari sehingga rumah akan terasa panas. Lebih baik menggunakan genteng karena dapat memberikan efek sejuk pada rumah.

5. Menggunakan Peralatan Rumah Tangga yang Hemat Energi

Penggunaan Lampu LED / Foto : AliExpress

Peralatan rumah tangga identik dengan penggunaan daya listrik yang besar. Namun, saat ini sudah banyak inovasi teknologi untuk meminimalkan daya pada alat-alat rumah tangga. Misalnya penggunaan lampu listrik dapat diganti dengan lampu led.

Baca juga artikel lainnya :

Leave a Reply

Your email address will not be published.