7 Tips Strategi Menjual Rumah Second

tips strategi menjual rumah

Banyak persiapan yang harus Anda lakukan sebelum menjual rumah, dari persiapan dokuemen, mental sampai persiapan fisik. Jika persiapan ini luput dari perhatian Anda, maka proses menjual rumah tidak akan sesempurna yang Anda harapkan.

Agar penjualan rumah Anda jadi lebih cepat dan mudah, simak strategi penjualannya.

1) Persiapkan Dokumen Rumah

Pertama yang perlu kamu siapkan sebelum menjual rumah adalah dokumen yang terkait dengan kepemilikan rumah. Seperti sertifkat hak milik ( SHM ), pajak rumah, rekening listrik, rekening tagihan air dan dokumen-dokumen lain yang terkait dengan rumah.

Dengan dokumen rumah yang lengkap, menjadi daya tarik tersendiri bagi pembeli, ini juga menunjukan bahwa anda sudah siap untuk melepas rumah ke pembeli yang baru.

baca juga tentang 5 jenis sertifikat property

2) Persiapan mental dan fisik (rumah)

Maksudnya di sini adalah Anda harus siap mental untuk menjual rumah. Jika Anda belum siap mental dengan alasan masih menyayangi rumah tersebut, itu akan menyebabkan pertimbangan Anda dan keputusan yang Anda ambil akan berlandaskan emosional belaka.

Hal itu tidak dibenarkan, karena proses menjual rumah adalah aktivitas bisnis yang sebaiknya menghindari segala sesuatu yang bersikap emosional.

Persiapan fisik maksudnya adalah, jualah rumah Anda saat proses perbaikan fisik rumah telah seluruhnya selesai dengan sempurna. Jika sudah, barulah Anda dapat menjualnya. Jika belum selesai, maka akan berpotensi mengancam keselamatan pembeli rumah Anda selanjutnya.

3) Riset tentang regulasi

Ada berbagai regulasi yang berkaitan dengan proses menjual rumah. Jika Anda tidak menambah pengetahuan Anda tetang regulasi terkait jual beli rumah, maka Anda mungkin tidak akan tahu hak Anda sebagai penjual rumah.

Pengetahuan tentan regulasi terkait dengan proses menjual rumah cukup penting, namun jika anda masih awam tentang proses jual-beli rumah, kamu bisa berkonsultasi dengan kantor notaris terdekat. atau kamu bisa mengubungi agent di property145.com

4) Riset harga pasar

Penting untuk mengetahui harga jual rumah di kawasan rumah Anda. Jika harga yang Anda tetapkan terlalu mahal, maka pembeli akan menganggap Anda tidak serius menjual rumah itu. Namun jika harganya terlalu rendah dari harga pasar, maka Anda akan merugi.

Selain itu, patut diketahui juga properti punya kenaikan harga yang relatif stabil. Tetapi Anda bisa mengoptimalkan investasi pada properti dengan progres kenaikan harga yang lebih baik.

5) Renovasi Rumah

Rumah yang telah direnovasi cenderung mempunyai nilai jual yang lebih tinggi, namun kita juga perlu memperhatikan lingkungan sekitar, dan juga daya beli masyarakat daerah dimana kita bertempat tinggal. Hal ini karena jika kita melakukan renovasi berlebihan, bisa jadi pembeli merasa takut untuk membeli rumah anda yang terlhat begitu mewah dibandingkan rumah yang lain.

Merenovasi rumah sebelum dijual itu bagus, tetapi jangan berlebihan

6) Profesional dalam memilih broker

Pilihan terbaik bagi Anda yang mau menjual rumah adalah menggunakan jasa broker dalam menjual rumah. Oleh karenanya, pilihlah broker yang profesional dan mempunyai rekam jejak karir yang sukses dalam menjual rumah.

Jika Anda memilih seorang broker hanya karena dia adalah sepupu Anda, bisa jadi Anda mengesampingkan rekam jejaknya yang mungkin tidak begitu baik dalam menjual rumah.

7) Perbanyak Sedekah

Apakah ada hubungan antara menjual rumah dengan bersedekah ?,

Ini sebuah pertanyaan yang bagus, bersedekah memiliki banyak manfaat, salah satunya kita akan dimudahkan urusannya oleh Tuhan Pemilik Langit dan Bumi. kalau anda dipermudah ururusan anda, maka anda akan dipertemukan dengan orang-orang baik yang akan membeli rumah anda. Bagi anda yang mau bersedekah bisa menghubungi Rumah Yatim

baca artikel lainya :